Ratusan Pencinta Katana Padati Kelapa Park Jepara

ZTE Grand S II

Kegiatan ini dihadiri oleh kominitas SKIN Jepara dan dari Jawa timur juga. Lautan katana berpadu dengan indahnya pemandangan yang ditawarkan oleh Kelapa Park membuat semua pengunjung puas. Kegiatan ini adalah Country Road dan Fun Offroad, yaitu jalan-jalan sambil berwisata di Jepara. Mereke mengelilingi Jepara dengan rute Start Kelapa Park Pakisaji menyusuri jalan desa lebak, jalan desa Plajan-Gong Perdamaian, jalan desa Kepuk, jalan desa Guyangan, jalan krasak Bangsri, masuk hutan perhutani Bangsri sambil Offroad-keluar Desa Karanggondang, lanjut menuju Pantai Mororejo, lanjut Obyek Wisata JOP,Lanjut jalan desa bandengan- kemudian jalan raya Suwawal - Finis Kelapa Park Pakisaji.


Selama sehari penuh. Mereka menghabiskan waktu dengan berbagai kegiatan di kelapa park. Pemandangan gunung Muria di sebelah timur, udara yang sejuk meski siang hari serta tanah yang lapang sanggat cocok untuk membuat ivent serupa. Kelapa Park menjadi pilihan panitia karena sebagai orang Jepara ia ingin memperkenalkan dan mendukung inovasi wisata baru di Jepara. Kelapa Park adalah satu – satunya wisata yang ada di Jepara dengan memanfaatkan lahan pertanian yaitu kebun kelapa. Selain menawarkan pemandangan dan suasana yang nyaman. Di sana mereka juga bisa bermain wahana yang telah disediakan sehingga bisa mengajak keluarga dalam acara ini. Wahana yang di sediakan adalah Fly Fox, Atv, serta Burma Bridge.


Di Kelapa Park para peserta acara Anniversary SKIN Chapter ke – 2 mereka juga bisa memesan es kelapa muda yang masih segar dari pohonnya. Selain itu mereka juga bisa memesan nasi goreng Kelapa Park yang spesial. Soal harga jangan hawatir. Semua masih terjangkau untuk semua kalangan. Ketua panitia Hadi Ismana mengungkapkan “Kami mengucapkan Beribu banyak terima kasih kepada Kelapa Park yg slalu membantu Kami atas kegiatan kami. Monggo kalau ada Kegiatan yg lain dari Perusda kami Siap utk Hadir disana. Ataupun kegiatan yg membutuhkan Konvoi ataupun parade Jeep kami akan senang”.